Siapkah Warga Jakarta dengan JET (Jakarta Eco Transport) Monorail?

Minggu, 14 Juli 2013

Akhirnyaaa Monorail yang akan dihadirkan di Kota Jakarta punya nama juga. Yap, melalui kegiatan Jakarta Monorail Naming Competition diputuskan nama resmi Monorail-nya Kota Jakarta adalah JET (Jakarta Eco Transport Monorail). Filosofi dari pengusung nama ini yaitu dengan JET diharapkan mampu menanggulangi polusi kendaraan dikarenakan pengguna kendaraan mulai beralih ke Monorail, JET sendiri juga mengandung arti CEPAT sehingga waktu yang dibutuhkan dalam penggunaan transportasi umum akan relatif singkat (Sumber : Situs Jakarta Monorail). 

Dalam merealisasikan Monorail, Pemerintah Kota Jakarta juga menyalurkan informasi untuk Warga Jakarta melalui kegiatan pameran yang dilakukan dari tanggal 23 Juni 2013 hingga 14 Juli 2013. Penyelenggaraan pameran ini dimaksudkan agar warga yang berharap adanya perubahan akan transportasi di Jakarta dapat melihat secara langsung bagaimana hal tersebut diwujudkan dengan hadirnya Monorail di Jakarta.

Diinformasilan melalui Situs Jakarta Monorail  bahwa melalui pameran, pengunjung akan merasakan revolusi baru bagi Kota Jakarta, melalui lorong besar berdiameter 130 meter yang diisi teknologi terkini seperti: layar interaktif dan info rute. Informasi lainnya yang terdapat dalam pameran adalah video mapping tentang proses pembangunan hingga detailnya, cara Monorail beroperasi dan mesin yang digunakan, serta keamanan dan kenyaman yang didapat oleh pengguna Monorail, dan pastinya menginformasikan bahwa Monorail adalah transportasi yang efisien, tepat waktu, dan ramah lingkungan. Selain itu terdapat pula diorama Jakarta di masa depan dan rute yang akan dilewati Monorail dan pengunjung dapat melihat wujud Monorail dan merasakan naik diatasnya.
Desain Jakarta Monorail (JET) Yang Dipamerkan (Sumber : Kompas)
Nah, mungkin ada beberapa orang atau Warga Jakarta yang belum mengenal lebih jauh dengan Monorail. Ada segelintir orang yang suka tertukar antara Monorail dan MRT. Informasi berikut semoga bisa membantu.

Apa sih Monorail?
Monorail adalah sistem transportasi kereta rel tunggal yang berarti hanya terdapat satu jalur rel. Berbeda dengan kereta konvensional yang memiliki rel yang paralel, dan untuk ukuran badan kereta pada monorail lebih besar/lebar dibandingkan jalurnya, dan pada umumnya trek dibuat tinggi. Jangan salah, ada banyak transportasi yang menyerupai monorel tetapi bukan termasuk monorel, artinya tidak berjalur tunggal (mono) dan badan kereta tidak terlihat seperti sedang memakan rel (based on my sight hehe). Terdapat dua tipe monorel yaitu :
  • Tipe straddle-beam dimana kereta berjalan di atas rel.
  • Tipe suspended dimana kereta bergantung dan melaju di bawah rel.
Kuala Lumpur Monorail di Malaysia - Tipe straddle-beam (Sumber : Wikipedia Indonesia)
Dortmund University's H-Bahn Monorail - Tipe suspended (Sumber : Monorails.org)
Jangan salaaah, yang dibawah ini bukan termasuk dalam spesies Monorail, karena ini sebenarnya termasuk dalam jenis light rail yang seringkali disalahartikan sebagai Monorail. Jika dilihat pada gambar,  kereta berada di atas rel rangkap dua seperti rel pada kereta api konvensional yang terletak pada tiang - tiang yang besar dan lebar serta ditinggikan. Cara mudah lain untuk membedakan adalah badan kereta yang tidak lebih luas dari jalur (tidak terluhat seperti kereta yang sedang memakan jalur).

The Detroit People Mover - Bukan Monorail (Sumber : Monorails.org)
Desain dan infrastruktur pendukung Monorail yang baik serta sesuai prosedur dan standar memiliki kelebihan - kelebihan sebagai berikut:
  1. Environment Friendly
  2. Tidak bising seperti kereta konvensional
  3. Pembangunan yang mudah dan cepat (jika dibandingkan dengan pembangunan subway atau rel kereta api konvensional). Pada umumnya pembangunan konstruksi hanya mambutuhkan tujuh bulan.
  4. Low Cost. Bukan berarti biaya pembangunan yang murah meskipun pembangunan Monorail lebih murah dibandingkan MRT atau subway. Namun, setelah Monorail sudah jadi dan beroperasi biaya pembangunan akan tertutup oleh keuntungan yang lebih besar dengan adanya Monorail (Kasus ini terjadi di kota - kota yang memiliki Monorail).
  5. Efisien. Jelas sekali penggunaan Monorail akan bebas macet, karena jalur yang dibuat khusus untuk Monorail. Untuk kota sibuk seperti Jakarta, Monorail akan membantu mobilitas kaum urban yang sibuk dengan aktivitasnya (singkat kata, hemat waktu).
  6. Aman. Jangan takut buat yang phobia ketinggian atau yang trauma sama kereta api, karena selama ini belum ada black record dari Monorail. Dan juga, lebih aman karena dengan kereta yang memegang rel sehingga resiko terguling jauh lebih kecil.
Kekurangan dari Monorail antara lain (Wiki) :
  1. Dibanding dengan kereta bawah tanah, Monorail terasa lebih memakan tempat.
  2. Dalam keadaan darurat, penumpang tidak bisa langsung dievakuasi karena tidak ada jalan keluar kecuali di stasiun.
  3. Kapasitas beban masih dipertanyakan.
Dimana saja wilayah yang akan dilalui Jakarta Monorail / JET ini ?
JET akan beroperasi di area - area strategis Kota Jakarta yang mana akan terbagi menjadi dua jalur.
  • Green Line - panjang rute 14.275 km (Komdak-Kusuma Candra-Bursa Efek Jakarta-Stadion Gelora Bung Karno-Plaza Senayan-TVRI-Taman Ria Senayan-Gedung MPR/DPR-Pejompongan-Karet-Sudirman-Setiabudi Utara-Kuningan Sentral-Taman-Rasuna-Casablanca-Grand Melia-Satria Mandala)
  • Blue Line - panjang rute 9.725 km (Kampung Melayu-Tebet-Dr Sahardjo-Menteng Dalam-Casablanca-Ambassador-Dharmala Sakti-Menara Batavia-Karet-Kebon Kacang-Tanah Abang-Cideng-Roxy)
Rute Jakarta Monorail (JET) (Sumber : Wiki)
Waaah, tidak sabar rasanya menunggu JET beroperasi. Walaupun baru dua trek, semoga bisa mengurangi kemacetan di Jakarta dan rasa nyaman yang ditawarkan oleh Monorail ini dapat mengubah mindset Warga Jakarta untuk tidak selalu bergantung dengan kendaraan pribadi.
-Keke

1 saran dan kritik:

Unknown mengatakan...

dari permukaan jalan ke lintasan monorel tingginya berapa?

Posting Komentar