Silenced.

Sabtu, 20 Oktober 2012

Bingung juga awalnya kenapa nih blog isinya jadi campur aduk ya??
Berhubung saya males bikin blog lagi, yang ntaran isinya cuma review film makanya digabung disini aja dah..

Hari ini, saya nonton film yang bener-bener bikin nangis sejadi-jadinya.
Eits, It's not a movie about sad romance or family issue (yep, those genres make most people burst into tears), tapi ini film tentang sexual abuse terhadap anak dibawah umur yang memiliki keterbelakangan.

Silenced (Ori title: Do-Ga-Ni) merupakan film korea yang dirilis tahun 2011.
Movie Poster Silenced (2011) Sumber: Google

Berawal dari Gang In Hoo (Gong Yoo - fyi, Gong Yoo main di serial BIG) yang mendapatkan pekerjaan di sekolah tuna rungu di wilayah Mujin (kalo ga salah) sebagai guru seni rupa. In Hoo mendapatkan pekerjaan ini berdasarkan rekomendasi dari profesornya sewaktu dia kuliah.

Diawal hari kerjanya, In Hoo merasa bahwa perilaku anak-anak muridnya sangat tertutup dan pendiam, namun dia masih bingung kenapa mereka bersikap seperti itu, hingga In Hoo melihat sendiri kekerasan yang dialami anak muridnya. Lama kelamaan, kejadian yang dialami satu persatu murid di sekolah ini (nama sekolahnya Ja Ae) mulai terkuak, dan In Hoo membawa kasus ini ke pengadilan untuk membela dan memperkarakannya agar para pelaku pelecehan, yang terdiri dari Guru, Kepala Administrasi, dan Kepala Sekolah mendapatkan hukum yang setimpal.

Namun, kekuasaan dan uang lah yang mampu memenangkan segalanya, sistem pendidikan dapat menjadi rusak karena perilaku pendidik yang tidak sesuai, bahkan hukum pun bisa dijadikan mainan oleh orang-orang yang punya kekuasaan dan uang. Dan, hati-hati terhadap pencitraan :D, soalnya di film ini nyebelin banget gara-gara para pendukung si Kepala Sekolah (yang notabene juga Pendeta) terus-menerus ga mau buka mata kalau yang dilakukan sama panutannya itu bener-bener kesalahan fatal.

Menurut saya, pesan di film ini cukup jelas bahwa setiap manusia memiliki derajat sama, meskipun memiliki kekurangan fisik atau apapun, tapi setiap manusia memiliki hak untuk didengarkan dan hak untuk bicara, hak mendapatkan keadilan, dan hak untuk mencari kebenaran.
Buat yang belum nonton, film ini worth banget dan bikin pandangan kita jadi terbuka, seperti bagaimana kita menghadapi anak-anak yang mengalami kekerasan seksual, bagaimana mereka sangat sulit untuk membuka diri, menerima orang asing, menjadi sensitif, apalagi untuk menceritakan kejadian yang mereka alami.
Oiya, telisik demi telisik (<< bahasa apa nih :D) film Silenced ini diadaptasi dari novel yang dikarang oleh Kong Ji-Young yang diterbitkan pada tahun 2009 (so, reviewnya masih berbau buku kan yah haha) dan ternyata, novel ini merupakan novel bestseller yang mengangkat permasalahan pelecehan seksual yang terjadi di sekolah tuna rungu di Gwangju tahun 2005. Dan katanya lagi, gara-gara film ini sukses, kasus di Gwangju tersebut yang menurut hukum sudah terselesaikan kembali dibuka.

Untuk yang mau lihat sinospisnya boleh dilihat di blog recap-koreandrama ini
Film ini sukses bikin saya nangis sejadi-jadinya :'(
-Keke

Book Review : Catching Fire

Selasa, 16 Oktober 2012

Haha, ga nunggu lama buat nge-review Catching Fire. Check out the cover below vv

Catching Fire by Suzanne Collins

Catching Fire merupakan seri kedua dari buku The Hunger Games (THG).  Di Catching Fire menceritakan dampak dari kemenangan Katniss dan Peeta (yang sudah baca THG pasti ngerti kenapa tetiba yang keluar jadi 2 orang pemenang).

Kemenangan Katniss dan Peeta menurut warga Panem merupakan pioneer dari pemberontakan sehingga terjadi pemberontakan di distrik-distrik. Hal ini membuat Presiden Snow (penguasa otokratis di Capitol dan semua distrik di Panem- kata Wikipedia) menjadi geram (!!) dan ingin Katniss tetap melakukan drama percintaannya dengan Peeta untuk meredam pemberontakan yang terjadi (saya kurang paham kenapa harus dengan cara seperti itu, apa mungkin biar seluruh warga Panem tau kalo drama percintaan Peeta-Katniss merupakan tekanan dari Capitol? kayaknya mesti baca ulang nih biar meresap mantep).

Cerita (balas dendam Capitol kepada Katniss ??) berlanjut saat diselenggarakannya Quarter Quell, dimana event ini dilaksanakan per 25 tahun diselenggarakannya THG. Namun, entah permainan apa yang dibuat Presiden Snow, aturan Quarter Quell berubah sehingga pada akhirnya Katniss dan Peeta menjadi peserta lagi dan mempertaruhkan hidup mereka untuk kedua kalinya.

Hem, di buku ini akan terungkap misteri Distrik 13 yang kabarnya telah dihancurkan/hilang dan juga akan muncul pemberontakan-pemberontakan dan rahasia untuk menumbangkan Capitol.
Di buku ini pula Peeta romantis bangaaaaaat!! (suka :*). Best moment itu pas Peeta selalu nemenin Katniss tidur karena Katniss selalu mimpi buruk, siapa sih cewek yang ga suka caranya Peeta?? :p

Daaaaan, di ending buku ini cukup buat shock dan penasaran. Overall, It's totally recommended book.

Yang belum baca, sok atuh capcus ke toko buku :)
Ken-

Hello Peeps :)

Hai :)


Udah lama banget pengen punya blog review buku, tapinyaa orang yang pemales kayak saya sukanya angot-angotan (?!) bikin review haha. Semoga blog ini bisa berkelanjutan deh :D

Support me on this blog :)
-Keke